Kamis, 08 Januari 2015

MAcam-macam contoh featur

1. Gerakan Mahasiswa peduli Lingkungan

Dipagi hari tanggal 5-6 November 2014, sejumlah UKM Maritim Raja Ali Haji melakukan Gerakan Mahasiswa akan Peduli Lingkungan dikampus Umrah diSenggarang. adapun hal-hal yang dilakukan adalah melakukan gotong royong dilingkungan kampus, seperti membersihkan sampah-sampah disetiap fakultas dan melakukan pembersihan semak belukar yang ada dikampus Umrah.sejumlah UKM saling bahu membahu untuk melakukan gotong royong tersebut. sampah yang dikumpulkan hari pertama dan hari kedua lumayan banyak cukup dengan dua lori saja yang sudah disediakan oleh dinas kebersihan. pada tanggal 7 November 2014, sejumlah UKM Maritim Raja Ali Haji melakukan gotong royong dikampus UMRAH(Dompak), cara melakukan pembersihannya sama saja dengan yang disenggarang. dan pada tanggal 7 november tersebut adalah hari terakhir kegiatan gotong royong dikampus Universitas Maritim Raja Ali Haji.


 2. Cara Melakukan Panjat Tebing Bagi Pemula


Narasumber : Agus Rio
Dalam melakukan panjat tebing bagi para pemula langkah-langkahnya sebagai berikut :
-Siapkan fisik yang kuat 
-Gunakanlah pakaian yang berbahan karet
-Gunakanlah sepatu khusus panjat
-Gunakanlah Harnest ( alat pengaman yang mengikat tubuh kita ) atau disebut juga sabuk pengaman
-Kemudian menggunakan tali carmantel (tali yang kuat, ringan, lentur, tidak mudah basah) diikatkan ke Harnest dengan cara menggunakan tali simpul delapan ganda.
-Selanjutnya pemanjat akan di bantu oleh satu orang yang mengatur tali karmantelnya sekaligus penjaga bagi si pemanjat agar tidak langsung jatuh ke bawah ketika pemanjat terlepas dari cengkraman atau pegangannya ketika memanjat.
-Penjaga yang membantu si pemanjat disebut bellayer.
-Kemudian ketika memanjat lebih prioritaskan kekuatan pada kaki ketika memanjat, tangan hanya sebagai pegangan saja.
-Usahakan kekuatan pada kaki yang mendorong badan ke atas, jangan menggunakan tangan karena apabila menggunakan tangan maka tenaga kita akan pegal.


3. Tips-Tips mencegah Malaria


Narasumber : Feni kurniawati
Ketika nyamuk malaria mulai meronda (menjelang malam sampai pagi), sebaiknya dihindari saja. Misalnya, dengan memakai baju lengan panjang dan celana panjang. Jangan lupa, pakai obat oles. Bisa juga, tutup rapat-rapat atau pasang kawat kasa pada pintu. Atau, semprot saja kamar dengan obat pembasmi serangga. Dengan begitu, nyamuk tak akan nyelonong masuk lagi. Untuk memilah-milah apakah itu nyamuk anopheles atau bukan, serta mana nyamuk anopheles betina atau jantan sudah tidak mungkin lagi. Jadi, Anda harus selalu menjaga agar nyamuk enggan berada di sekitar Anda. Rajin-rajinlah menyemprot dan membersihkan lingkungan, agar nyamuk anopheles tidak bisa berkembang biak, termasuk juga jentik-jentiknya. Waspadai gejala malaria Gejala malaria ringan:

a.Demam menggigil secara berkala dan biasanya disertai sakit kepala.
b.Pucat karena kurang darah (anemi).
c.Kadang-kadang dimulai dengan badan terasa lemah, mual (bisa sampai muntah), dan juga tidak nafsu makan.

Catatan: Jika tidak diobati dengan baik, bukan tak mungkin penyakit ini bisa jadi kronik (menahun). Gejala malaria berat:
a.Kejang-kejang.
b.Kehilangan kesadaran (mengigau, bicara salah, tidur terus, diam saja, dan tingkah laku berubah).
c.Mata agak kuning.
d.Panas tinggi.
e.Urin berwarna cokelat tua (mirip teh).
f.Napas cepat.
g.Muntah terus.
h.Pingsan sampai koma.


4. Aksi Bersih-Bersih Situs Sejarah Pulau Penyengat


 Tanjungpinang Pada tanggal 20 April 2014 yang jatuh pada hari minggu, mahapala umrah mengunjungi situs sejarah pulau penyengat. Kegiatan yang dilakukan ini merupakan ide dari anggota muda. Duwi yang merupakan bagian dari anggota muda sekaligus sebagai ketua pelaksana dalam kegiatan ini mengatakan “kami datang ke penyengat bukan hanya dalam rangka mengunjungi saja, tetapi banyak hal yang bisa kami lakukan disini terutama mengenai sampah”. Sebelum kedatangan mahapa umrah, kami sudah meminta izin kepada pak RT setempat. Respon serta tanggapan yang diberikan kepada kami sangat baik, mereka mengucapkan rasa terimakasih dan mendukung kegiatan ini apalagi yang berhubungan mengenai kebersihan lingkungan pulau penyengat. Ujar Duwi Pranoto. Keberangkatan menuju pulau penyengat dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga pulang pada pukul 15.00 WIB. Kegiatan yang dilakukan adalah membersihkan situs sejarah, makam Raja Haji Fisabilillah, istana kantor, gedung mesiu, makam Sultan Abdul Rachman dan bukit kursi. Tujuan dengan adanya kegiatan ini agar masyarakat setempat lebih menjaga dan peduli terhadap lingkungan. Karena pulau penyengat merupakan aset budaya melayu yang umumnya banyak wisatawan yang datang untuk mengunjungi makam-makam serta tokoh-tokoh melayu. Duwi berujar pulau penyengat menyimpan begitu banyaknya situs sejarah melayu. Masyarakat bahkan wisatawan kurangnya memperhatikan sampah. Pengadaan tempat sampah kurang sehingga banyaknya sampah memenuhi ditempat-tempat tertentu. Saya berharap adanya peran pemerintah terhadap pengadaan tempat sampah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar